Jumat, 02 Desember 2011

siang itu saya melihat lelaki tua yang berpakaian lusuh, rombeng, kotor,  badannya kering, mukanya keriput, bertopi butut, membawa karung yang berisi barang bekas,  dan... ahh saya tidak kuat membayangkannya :(
lelaki tua itu berjalan bersama seorang wanita yang penampilannya tidak jauh beda dengan lelaki tua itu, lelaki tua itu memegang erat tangan wanita tua itu, sepertinya wanita itu adalah istrinya. jujur... air mata saya hampir menetes melihatnya.
saya ketika itu sedang duduk kedai bakso pinggir jalan di pusat kota. lelaki tua beserta istrinya melewat depan kedai bakso, wanita tua yang saya perhatikan sudah melihat baso dari bilik kaca mungkin seperti makanan yang paling enak didunia, matanya tidak jauh memandang bakso-bakso yang berjajar. lelaki tua yang tetap memegang tangan istrinya dan sebelah tangannya lagi memegang karung yang berisi barang bekas seolah-olah tidak mengetahui bahwa istrinya sedang memandang bakso yang ia lewati.

Rabu, 16 November 2011

Indonesia Bisa

Pukul 02.55 Aku terbangun dari tidur dan sekarang sudah pukul 03.55 masih saja belum bisa tidur. Berfikir apa yang harus dilakukan. sholat malam sudah, sesudah itu baca buku? Males.. akhirnya nyalakan laptop conect to internet buka mozila, lalu masuk web blogspot.com dan sampai juga disini. blog sudah lama tidak ku tengok, dan Raut wajah blognya sangat kusam, sarang laba-laba dimana-mana #nahLOH... Hari ini hari kamis tanggal 17 November 2011 tepatnya hari ke 6 ajang perhelatan pesta olahraga seAsia Tenggara yang ke 26. Indonesia yang menjadi tuan rumah sampai sekarang masih menduduki peringkat pertama perolehan medali. Besok adalah pertandingan yang dinanti-nanti yaitu Sepakbola Indonesia VS Malasyia. Entah kenapa mendengar nama malasyia sepertinya suasana beda, setiap melawan malasyia dicabang olahraga apapun pasti akan berlangsung dengan sengit ditambah dengan gemuruh penonton pendukung indonesia yang selalu kompak meneriakkan IN-DO-NE-SIA. Melawan malasyia sepertinya bukan hanya memikirkan kalah menang tapi juga memikirkan harga diri. Teriakkan yang kurang santun terkadang dilontarkan oleh para penonton dengan kompak. Seharusnya masyarakat bisa membedakan mana politik mana pertandingan, namun sepertinya sulit dan tidak bisa.  Selalu membayangkan jika aku menjadi seorang atlet dan ketika bertanding diteriakkan “maling...maling” pasti aku akan jongkok lalu tutup muka dan menangis #Mental Tempe.

Rabu, 05 Oktober 2011

Ceritaku

Ada banyak hal yang ingin ku sampaikan pada hari ini, bukan tentang dia, bukan tentang kamu, dan bukan juga tentang mereka, tapi in tentang ku. 20tahun sudah sudah aku memijaki bumi ini dan entah sampai kapan aku menghirup oksigen didunia yang penuh dengan persaingan ini. jaman sekarang orang yang bisa hidup adalah orang yang mampu bersaing 
20 tahun bagiku adalah usia yang tak muda lagi, namun usia ini adalah awal bagiku untuk mematangkan diri dalam berbagai hal. Tahu mana yang harus ku ceritakan pada orang lain dan mana yang harus ku pegang sendiri, Termasuk cinta, LHOOOO? hahha
Cinta cinta cinta... entah kenapa aku sensitif bercerita tentang cinta. Terakhir aku bermain-main dengan cinta ketika saya masih duduk dibangku SMA. Cinta itu bagi saya anugrah tapi juga malapetaka. Anugrah jika mendapatkan cinta yang sesungguhnya dan malapetaka jika mendapat cinta yang hanya sekedar cinta. Dan cinta yang sudah kudapatkan dari lawan jenis menurut ku itu MALAPETAKA. Hhahaha cinta yang sesungguhnya baru ku dapatkan dari keluarga dan teman menyayangiku.
Teman-teman ku akhir-akhir ini sering mengorek tentang pribadi ku terutama masalah lelaki. Pertanyaan konyol sering mereka lontarkan padaku “Ka pacar siapa sekarang?” aku hanya tersenyum tipis menanggapinya. Entah itu teman kuliah, SD, SMP, SMA, sodara, ataupun tetangga 

Rabu, 27 Juli 2011

Indonesia Tanpa Gelar lagi :(

lagi-lagi indonesia tanpa gelar di Indonesia Open Super Series yang sudah naik tingkat menjadi Premier. sungguh disayangkan poin yang besar untuk bekal mengikuti Olimpiade jatuh ke pemain dari luar. Taufik Hidayat yang menjadi unggulan harus mundur ketika dikalahkan oleh unggulan lima dari Denmark, Peter Hoeg Gede. Firdasari sang Srikandi juga harus mundur ketika dikalahkan di Quarter Final. Indonesia hanya menyisakan 2 nomor di final Mixed Double dan Woman double.
Mixed Double yakni Lilyana Natsir/Ahmad Tontowi dan Woman Double Vita Marissa/Nadya Melati, mereka pun harus rela menjadi Runner Up  setelah masing-masing dikalahkan oleh pemain unggulan china yang menempati rangking 1 dunia. "lagi-lagi Indonesia tanpa gelar"
Butet/owi yang sebelumnya telah menjadi JUARA di 3 turnamen berturut-turut kini harus menelan pil pahit setelah dikalahkan oleh pemain china. tembok china terlalu kokoh untuk diruntuhkan.
mudah-mudahan di Indonesia Open Tahun depan indonesia bisa meraih gelar. ayo atlet indonesia jangan hanya jago dikandang orang lain, INDONESIA BISA... pasti BISA
Patut dibanggakan juga para penonton indonesia yang sangat antusias meneriakkan INDONESIA OPEN dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta. keramaian penonton juga yang menentukan pertandingan ini naik tingkat menjadi premier.
di kejuaraan Dunia yang akan di laksanakan London tanggal 8-14 agustus semoga indonesia bisa merebut gelar
INDONESIA #prok prok prok

Minggu, 29 Mei 2011

Sudirman Cup

Sudirman cup tahun ini yang diadakan di china, indonesia hanya mampu bermain sampai semifinal saja. Meski target PBSI sendiri sampai semifinal, seharusnya Tim Indonesia bisa melebihi target dari PBSI. Namun dengan melihat semua pemain adalah pemain muda kita patut mengacungkan jempol. Mungkin ini waktu yang tepat untuk para senior memberi kesempatan kepada atlet muda untuk menonjolkan kemampuannya. Ganda campuran Pia zebadeah/fran kurniawan menunjukan permainan yang berkelas. alvent/ahsan bermain mengejutkan dengan mengalahkan pemain ganda putra rangking 1 dari denmark. Gresyia polli/jauhari bermain dengan all out memenangkan setiap permainan, DAHSYAT !!!!
Indonesia menjadi juara Sudirman Cup ketika turnamen ini pertama kali diadakan dijakarta yakni tahun1989, sampai sekarang indonesia belum bisa merebut piala itu kembali. Indonesia haus piala, indonesia haus kebanggaan, indonesia haus KEMENANGAN..

Minggu, 22 Mei 2011

whats wrong with me?

Seminggu ini perkuliahan libur, bukan libur sih sebenarnya lebih tepat berusaha meliburkan, hehehe..UTS lumayan membuat kepala ku panas sampai akhirnya rambut rontok *apa sih?* uts disemester 2 telah dilalui, sekarang menuju UAS semester 2, mudah-mudahan allah selalu memberiku kelancaran dalam menjalankan semua urusanku.
Ujian Nasional SMA selesai, kata SNMPTN pun ramai dibicarakan. tiap buka web berita pasti ada info SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri) dua kali aku gagal melewati yang namanya snmptn, bodohkan? apa usaha ku kurang maksimal? entahlah... dua kali gagal, biasanya jika orang lain gagal untuk yang kedua kalinya orang itu akan merasa putus asa, namun terbalik dengan aku yang masih saja menginginkan masuk ke universitas yang saya inginkan, meski dua kali gagal. bahkan keinginan itu semakin menggebu-gebu, aaaahhhhh... ga nyadar diri apa emang aku termasuk orang yang keras dengan keinginanku sendiri? ah entahlah
sekarang aku sudah memasuki semester dua, pertama aku merasa enjoy...tapi sekarang-sekarang ini aku merasa tidak nyaman. entah karena ada mata kuliah yang saya tidak mampu, entah karena tergoda dengan SNMPTN, entah karna yang selama ini saya tidak suka dengan ...... (sensor ah)
jujur, alasan terakhir mempengaruhi kegiatan kuliah ku selama ini
besok mulai kuliah kembali, ada beberpa tugas yang harus dikerjakan...buka laptop niatnya mau mengerjakan, namun ya lagi-lagi awalnya hanya mau intip facebook, ehhh liat blog...jadinya mampir dulu deh.
asli, malam ini perasaan ga tentu, bingung, pengen nangis, ahhhhhhhhhhhh....tapi aku pun bingung, aku sebenarnya kenapa? aaaaaahhhh....

Kamis, 19 Mei 2011

Youth :)

masa itu...saya pun pernah mengalaminya.
kaget betul ketika melihat status hubungan adik saya "in relationship" o my god...
seminggu yang lalu dia bercerita jika teman-temannya memiliki pacar, hanya dia yang tidak memiliki pacar alias jomblo. but now she is smiling always, everytime... wow
ketika saya seumuran dia *kelas satu smp* tak aneh saya mendengar si A pacaran dengan si B, si C sudah putus dengan si D. Ketika itu saya merasa saya sudah besar, bukan anak SD lagi meski baru beberapa bulan saja memakai putih baru. *belagu so udah gede*
ketika saya bilang pada adik saya "hey...anak kecil ko pacaran?" dia pun menjawab "dede udh gede bukan anak SD lagi" wow..jawabannya persis dengan jawabanku ketika dulu, hanya bedanya ketika kelas satu SMP saya belum pacaran, hanya dengar curhatan teman lalu saya ceritakan kembali pada ayah saya, dia pun bilang "anak kecil ko pacaran" saya jawab persis dengan jawaban adik saya, karma kah ini namanya?
gunanya pacaran diusia yang masih bau kencur apa sih? NOTHING...
hanya membuat kita gila, senyum-senyum sendiri, itu saja.
pacaran diusia segitu hanya sarana untuk menghabiskan pulsa, dan pamer sama teman-teman "hey...gw punya pacar anak kelas 7e" huwaaaaaaah satu sekolahan sampe tau, meski malu tapi seneng. *katanya*
iya ngabisin pulsa, tiap saat smsan, facebookan, helllooooooo
coba umur segitu pikirannya sedewasa gw, wkwkwkwkkwkwkwk
dan ternyata diumur saya yang akan memasuki kepala dua papa masih menganggap saya anak kecil, terbukti ketika saya bilang "pa...si dede pacaran tuh masa anak kecil pacaran" dan dia jawab "emang teteh udah gede? teteh juga kan pernah pacaran" heuuuuuuuuuuuuuh, entah sadar atau tidak papa saya berkata demikian, padahal anaknya ini sudah mau memasuki kepala dua yang jika dikampung sana anak seumuran saya mungkin sudah memiliki anak dua, saya masih ditanya "emang udah gede?"... nyebelin aaaaahhh...
semua ada masanya. masa SMP "masa lirik-lirik" masa SMA, waw asyik...dan saya rasa masa saya sudah lewat, diumur saya sekarang bukan masanya mencari pacar yang ganteng, anak basket, anak band, anak mas, atau anak apapun itu...bukan masanya smsan setiap saat, teleponan tengah malam *freetalk* jalan-jalan berpasangan, aaaahhhh...sekarang bagi saya adalah masa penjajakan, masa membenahi untuk kehidupan masa depan, masa memikirkan bagaimana membalas jasa orangtua meski jasanya tidak bisa dibayar dengan apapun, dan mencari pacar untuk saya bukan prioritas utama.

Diberdayakan oleh Blogger.